Langsung ke konten utama

Belajar Bijak melalui HATI

Belajar Bijak melalui HATI


Setiap TITIK yg kita goreskan dalam setiap langkah..pd akhirnya akan menjadi MASA LALU ~ Berhati-hatilah kita dalam menggoreskannya...karena LUKA yg tergores pd diri seseorang...kadang akan muncul sebagai DENDAM ~and jika DENDAM telah menguasai hati...''ADIL dan BIJAK'' sifat Rabb-nya tak lagi bisa DIPAHAMI 

Cerita-cerita yang lain pantas juga dicermati agar bisa diambil hikmahnya, bagaimana menjembatani perbedaan karakter yang pasti ada dengan bersatunya dua orang. Apa yang harus dilakukan saat ngambek agar “sukses” loh ehheehe. Bagaimana supaya tetap cantik dihadapan suami walaupun mungkin usia pernikahan sudah lebih dari satu dekade. Bagaimana bertindak saat cemburu, saat cinta lama bersemi kembali, saat ada orang ketiga sampai pada bagaimana menyembuhkan luka hati yang terkhianati

Dari sekian cerita yang ada saya simpulkan bahwa pengkhianatan adalah satu hal yang meninggalkan luka yang terdalam, mungkin termaafkan tapi tidak bisa dilupakan. Walaupun sang pasangan sudah berusaha memperbaiki diri dan menjadi lebih baik tapi akan tetap membekas, mungkin selamanya. Sehingga sangat-sangat perlu diwaspadai setiap langkah yang menuju arah perselingkuhan.

Endless broken heart like a mound of sand on the seashore which is always undermined by the waves..!!!

and just God...heal the broken hearted...ILAHI DHAAQA SHODRII WA LAA ARA LI KASRII GHAIRAKA JAABIRAN...♥< Ehmm...Sometimes the best way to keep something is to let it go... yeach...ALLAH PUNYA RENCANA YANG LEBIH INDAH UNTUKMU..: " Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (Q.S. Al Baqarah: 216)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kirab Budaya Mataram Pleret V Tahun 2017 di Lapangan Sultan Agung Pleret, Pleret, Bantul pada Minggu (3/9/2017)

Yayasan Warisan Budaya Mataram Pleret (YWBMP) menggelar Kirab Budaya Mataram Pleret V Tahun 2017 di Lapangan Sultan Agung Pleret, Pleret, Bantul pada Minggu (3/9/2017) Kirab mengambil Start di Situs Gunung Senetono Pleret dan Finish di Lapangan Sultan Agung Pleret. Kirab diikuti dua barisan bergodo prajurit Kraton dan Srikandi, serta iring-iringan andong dan peserta pelajar menggunakan mobil bak terbuka. Kirab Budaya merupakan rangkaian kegiatan tahunan Gelar Budaya Mataram Pleret V Tahun 2017. Tujuannya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya asli peninggalan Kerajaan Mataram Pleret pada masa Sultan Agung (1613-1645) dan Sunan Amangkurat Agung (1645-1677) yang adiluhung agar tidak terlupakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang. Adapun tema yang diangkat pada tahun ini adalah "Mengenang Kejayaan Masa Lalu Membangun Kemsyhuran Masa Depan". Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, Dewan Pembina YWBM Drs....

Selamat Menikmati Masa Purna tugas ibu

(Dari kiri belakang , bagian belakang :Ibu purwanti, Ibu kartika, Ibu sumiyarni, Ibu munhartinah, Ibu sri mahanani, Ibu nurniati, Ibu sucy, Ibu sumi subur, Ibu betty, Ibu titin, Ibu sulastri, Ibu zubaidah, Ibu sarjiyem, Ibu sudarmini,Ibu susantini, Ibu irna, Ibu sri wahyuni, Ibu nanik, Ibu naning, Ibu susi, Ibu imti, Ibu isti) (Dari kiri depan : Bapak fajar, Bapak ponidi, Bapak pardi, Bapak haryanto, Bapak asnan, Bapak muhaimin, Bapak agus) Bapak roni sama pak aslan mana yaaaa.... Senin pagi 30 April 2012 mungkin adalah hari yang selalu terkenang bagi kami keluarga besar SD Jejeran. Ya.. hari itu adalah hari terakhir ibu Hj. Sudarmini, A.Ma.Pd memimpin sekolah kami. Pagi itu kami harus berpisah, harus mengucapkan selamat tinggal, harus berjabat tangan perpisahan. 607 siswa SD Jejeran berjabat peluk tangan ibu Sudarmini.. Tangan yang selama ini dengan ikhlas, tulus, membimbing kami, mengantar kami, menemani kami. Beliaulah yang membanggakan kami sehingga kami selalu m...