Langsung ke konten utama

Imunisasi dan Obat cacing 2016

Imunisasi Campak Akan Berlangsung Serentak di Indonesia Berikut Penjelasannya

 Pada pemberian asupan vitamin A akan dilakukan serentak pada bulan Agustus 2016 nanti seluruh Indonesia. Untuk itu para kader posyandu sudah banyak disebar untuk pelaksanaan pemberian imunisasi dan vitamin tersebut. Beberapa kader sekarang ini sudah dipersiapkan untuk pemberian terhadap balita usia 6 bulan hingga 59 bulan. Pada daerah Balikpapan Utara menjadi sorotan tersendiri dalam menampilkan kegiatan rutin tahunan yang diadakan posyandu di Indonesia.

Menurut Irma seorang kader Posyandu yang memberikan vitamin A tersebut memang sedang melaksanakan pemberian vitamin dan imunisasi dalam rangka serangkaian Indonesia sehat. Pemberian obat cacing itu sendiri dilakukan kepada semua anak-anak karena sudah ada aturan tentang pemberian tersebut (usia 6 bulan sampai 59 bulan diberikan vitamin A dan campak sedangkan pada obat cacing diberikan pada semua anak).

Pelaksanaan ini sudah dilaksanakan pada hari senin(1/8) lalu pada seluruh daerah di Indonesia. Pada program pemberian vitamin A ini menurut kepala Puskesmas Kelurahan Muara Rapak, Drs Fahmi Rosady membenarkan program pemerintah kali ini karena baik dari pusat kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit) memberikan pelayanan untuk memberikan vitamin dan vaksin tersebut. Menurutnya juga vitamin A sendiri terdapat dua jenis yaitu yang warna biru untuk usia 6 sampai 11 bulan sedangkan warna merah untuk usia 12 sampai 59 bulan.
 
Hal ini sangat penting sekali karena dalam perkembangannya memberikan pelayanan terbaik dalam nutrisi sejak dini. Vitamin A sendiri banyak digunakan sebagai pemenuhan gizi awal agar tidak terjadi masalah kesehatan selanjutnya ditambah dengan imunisasi stAndar lainnya untuk menghindari penyakit yang menyerang dikemudian hari. Tidak hanya itu saja tetapi juga ditambahkan dengan serangkaian pemberian obat cacing yang akan membantu membasmi cacing yang masuk ke dalam tubuh balita tersebut. 



 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Alumni SD Jejeran

SD Jejeran, Wonokromo , Pleret, Bantul, Yogyakarta. Saya dulu menimang ilmu di SD Jejeran. yang terletak di Jejeran, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupatennya sih pasti Bantul yah, :) Saya dulu masuk SD pertama kali tahun....tahun berapanya saya lupa, :D banyak pengalaman ya pastinya, kalau di rinci sih enggak bakalan selesai tentunya. Salah satunya ketika memakai rok merah putih dan sukanya itu rok pendek, sama itu loh.... rambutnya di kucir sama pakai bandana, :) pengen sih mengulang masa-masa itu kembali, tapinyakan nggak bakalan bisa terulang ya, syang deh, :( karena seperti pepetah, waktu itu nggak akan bisa terulang walau 1 detikpun, sok bijak ya akunya, hhihihi oh iya, SD Jejeran itu sudah terakreditasi A lohh, bayangkan saja bagaimana pikiranmu tentang SD yang sudah terakreditasi A itu. Pasti yang ada di benak kalian keren, anaknya pintar-pintar kan? dan masih banyak lagi, dan itupun jawaban yang ada di SD.ku pokoknya bangga jadi anak SD Jejeran. htt

MUSEUM AFFANDI Mengunjungi Istana Sang Maestro

Jl. Laksda Adisucipto 167, Yogyakarta 55281, Indonesia (0274) 562 593 Museum affandi adalah seluruh bagian dari kehidupan Affandi sebagai maestro seni lukis. Di wilayah tepi sungai Gajah Wong itu, Affandi hidup, berkarya, mentransformasikan ilmunya dan bersemayam di rumah abadinya. Mengunjungi Museum Affandi yang terletak di Jalan Raya Yogyakarta-Solo, atau tepatnya tepi barat Sungai Gajah Wong, memberi kesempatan bagi anda untuk menjejaki seluruh bagian berarti dari kehidupan Affandi. Anda bisa melihat karya-karya agung semasa sang maestro hidup, karya para pelukis lain yang ditampungnya, alat transportasi yang dipakainya dahulu, rumah yang ditinggali hingga sebuah sanggar yang kini dipakai untuk membina bakat melukis anak. Kompleks museum terdiri dari 3 buah galeri dengan galeri I sebagai tempat pembelian tiket dan permulaan tur. Galeri I yang dibuka secara pribadi oleh affandi sejak tahun 1962 dan diresmikan tahun 1974 ini memuat sejumlah lukisan Affandi dari

Kirab Budaya Mataram Pleret V Tahun 2017 di Lapangan Sultan Agung Pleret, Pleret, Bantul pada Minggu (3/9/2017)

Yayasan Warisan Budaya Mataram Pleret (YWBMP) menggelar Kirab Budaya Mataram Pleret V Tahun 2017 di Lapangan Sultan Agung Pleret, Pleret, Bantul pada Minggu (3/9/2017) Kirab mengambil Start di Situs Gunung Senetono Pleret dan Finish di Lapangan Sultan Agung Pleret. Kirab diikuti dua barisan bergodo prajurit Kraton dan Srikandi, serta iring-iringan andong dan peserta pelajar menggunakan mobil bak terbuka. Kirab Budaya merupakan rangkaian kegiatan tahunan Gelar Budaya Mataram Pleret V Tahun 2017. Tujuannya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya asli peninggalan Kerajaan Mataram Pleret pada masa Sultan Agung (1613-1645) dan Sunan Amangkurat Agung (1645-1677) yang adiluhung agar tidak terlupakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang. Adapun tema yang diangkat pada tahun ini adalah "Mengenang Kejayaan Masa Lalu Membangun Kemsyhuran Masa Depan". Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, Dewan Pembina YWBM Drs.